Mendirikan sebuah bisnis melibatkan proses persiapan yang komprehensif. Perencanaan bisnis menjadi fondasi dari pijakan sebuah bisnis. Dalam proses perencanaan, pembuatan proposal merupakan salah satu tahap yang krusial untuk dilakukan. Proposal dapat berperan sebagai peta bisnis penentu keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang. Selain itu, proposal juga dapat digunakan sebagai penunjang kebutuhan bisnis terutama dalam mendapatkan dukungan mitra eksternal seperti investor. 

Pembuatan proposal penting untuk dilakukan, tapi sudahkah kamu tahu cara menyusun proposal yang baik dan benar? Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai isi proposal terutama dalam aspek fungsional bisnis. Poin ini menjadi salah satu poin utama penilaian bagi para juri lomba maupun investor. Yuk, simak bagian-bagiannya!

Aspek Rencana Operasi

Operasi dalam bisnis berkaitan dengan kegiatan yang dijalankan oleh beberapa fungsi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu. Kegiatan operasi berhubungan erat dengan proses produksi perusahaan. Tujuan dari adanya perencanaan operasi adalah untuk mencapai tingkat efektivitas dan efisiensi yang maksimum dalam penggunaan sumber daya perusahaan. Perencanaan ini merupakan isi dari bagian Aspek Rencana Operasi dalam proposal. Bagian ini memuat berbagai hal terkait produksi perusahaan agar menghasilkan produk berkualitas sehingga meningkatkan profit perusahaan.
Aspek Rencana Operasi berisikan analisis proses produksi dari hulu ke hilir. Berbagai komponen menjadi bahasan dalam bagian ini, mulai dari keterangan lokasi produksi beserta penjelasan fasilitas yang tersedia di tiap lokasi. Topik mengenai elemen utama dalam metode dan prosedur produksi juga dibahas dalam bagian ini, seperti teknik produksi, penggunaan bahan mentah, kapasitas produksi, konsumsi energi, standar kualitas, dan lainnya. Untuk memperjelas, beberapa topik juga baik untuk dibahas. Contoh topik lainnya adalah pola distribusi, research and development, serta anggaran operasional. 

Aspek Rencana Operasi perlu dilengkapi dengan proyeksi operasi jangka panjang. Proses operasi tidak berhenti hanya pada satu kali produksi saja, tetapi meliputi rencana secara progresif dari tahun ke tahun. Proyeksi ini dapat digambarkan dengan milestone atau roadmap. Proyeksi yang lebih detail akan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada calon investor akan visi dan misi perusahaan. Pencantuman exit strategy juga diperlukan guna memperjelas proyeksi. Exit strategy adalah tujuan akhir dari perusahaan, misalnya sebuah perusahaan bertujuan untuk melakukan ekspansi produk ke seluruh Indonesia.

Aspek Rencana Pemasaran 

Pemasaran merupakan kegiatan perusahaan dalam melakukan promosi produk. Pembuatan rencana pemasaran substansial untuk dilakukan guna meningkatkan penjualan produk yang sejalan dengan meningkatnya pendapatan perusahaan. Topik ini ada pada Aspek Rencana Pemasaran yang mengemas strategi promosi produk oleh perusahaan. 

Aspek Rencana Pemasaran diawali dengan bahasan target pasar yang akan dituju. Target pasar atau segmentasi pasar berguna untuk memfokuskan pengoptimalan promosi produk. Target pasar yang tepat menyebabkan nilai produk menjadi bermanfaat dan dibutuhkan sehingga produk akan lebih laku di pasarnya. Agar lebih optimal, target pasar harus berupa calon customer yang spesifik dan detail. Contoh detail informasi target customer dapat mencakup umur, demografi, penghasilan, status sosial, dan lain sebagainya. Target pasar dapat diklasifikasikan ke dalam 3 ukuran yang biasa disebut dengan istilah TAM-SAM-SOM. TAM merupakan akronim dari Total Addressable Market, yaitu jumlah orang yang diharapkan dapat dijangkau dalam promosi produk. SAM merupakan kependekan dari Segmented Addressable Market, yakni bagian dari TAM yang secara spesifik ditargetkan oleh perusahaan. Sedangkan SOM atau Share of The Market adalah bagian dari SAM yang yang lebih realistis dan relevan dengan produk perusahaan. SOM berpeluang sebagai customer bagi perusahaan pada masa awal beroperasi.

Setelah target pasar telah dijabarkan, saatnya mempelajari market opportunity atau peluang pasar. Nilai kesempatan suatu pasar dapat ditentukan dengan menghitung pangsa pasar dan tingkat kompetisi pasar. Nilai ini dapat diidentifikasikan dengan mematok posisi perusahaan dalam pasar. Identifikasi posisi ini dapat memberikan kesan bagi konsumen terhadap produk yang ditawarkan dibandingkan dengan produk kompetitor. Misalnya, perusahaan memposisikan dirinya sebagai price leader atau memimpin dengan harga jual murah. 

Pemahaman mengenai target pasar dan kesempatan pasar harus diimbangi dengan strategi pasar yang tepat. Strategi pasar bertujuan untuk mempromosikan produk secara efektif dengan menampilkan Unique Value Proposition (UVP) kepada target pasar. Strategi pasar memuat taktik iklan, penentuan media atau platform promosi, sistem penentuan harga, pola distribusi kepada konsumen, dan strategi lainnya yang berkaitan dengan promosi produk.

Aspek Rencana Sumber Daya Manusia (SDM) 

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) akan berdampak pada optimalisasi seluruh aktivitas bisnis. Fokus dari pengelolaan ini ada pada ruang lingkup tenaga kerja perusahaan. Karena topik ini signifikan terhadap keberlangsungan bisnis maka perlu dicantumkan dalam proposal terutama pada bagian Aspek Rencana Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam sebuah perusahaan, tim merupakan kunci terlaksananya aktivitas bisnis. Rencana SDM dimulai dengan penjabaran struktur tim dalam organisasi perusahaan. Struktur tim menggambarkan kedudukan setiap anggota dalam organisasi. Penjelasan ini juga perlu dilengkapi dengan pembagian tanggung jawab tugas pada setiap kedudukannya. Misalnya kedudukan Chief Marketing Officer (CMO) memiliki tanggung jawab untuk menangani penjualan produk. Tanggung jawab ini memberikan gambaran peran dari setiap tenaga kerja dalam menjalankan aktivitas bisnis. Struktur tim juga perlu memaparkan jumlah kebutuhan SDM tiap divisi yang nantinya mengakumulasikan kebutuhan tenaga kerja perusahaan tersebut. Kebutuhan akan kemampuan dan kualitas pendidikan tenaga kerja juga dapat menjadi pendukung informasi dalam bagian proposal ini. 

Rencana SDM berkaitan langsung dengan proses penerimaan tenaga kerja baru atau biasa disebut dengan proses recruitment. Proses ini menjadi tahap penentu dalam keberlangsungan pengelolaan SDM di masa mendatang. Selain itu, bagian proposal ini juga dapat disempurnakan dengan langkah strategis menjaga motivasi kerja dan budaya organisasi yang sesuai.

Aspek Rencana Keuangan 

Perencanaan dalam pengelolaan keuangan harus dilakukan secara matang untuk meminimalisasi kemungkinan masalah finansial di masa mendatang. Perencanaan keuangan berkaitan dengan perencanaan dalam penyimpanan dan pengendalian dana serta aset suatu perusahaan. Topik ini menjadi pembahasan pokok dalam proposal bagian Aspek Rencana Keuangan.

Rencana keuangan berkenaan dengan proyeksi keuangan dalam jangka panjang. Proyeksi keuangan yang dibuat harus menjelaskan bahwa ide bisnismu memiliki potensi yang baik di masa mendatang sehingga menarik bagi investor untuk berinvestasi. Proyeksi ini membutuhkan komponen informasi terkait waktu dan kondisi keuangan dalam perhitungan. Informasi ini nantinya dapat memberikan perkiraan akan jangka waktu balik modal. Kondisi ini sering disebut sebagai titik impas atau Break Even Point (BEP). Setelah menempuh waktu BEP maka perusahaan dianggap telah mendapatkan keuntungan di luar modal yang ditanamkannya. Proyeksi dasar yang esensial untuk perhitungan dalam proposal bisnis meliputi proyeksi modal, proyeksi aliran kas, proyeksi pendapatan, dan proyeksi biaya. Beberapa proposal juga dilengkapi dengan informasi analisis keuangan, seperti Return on Investment, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan metode hitung keuangan lainnya. Keterangan penunjang lainnya juga dapat disuguhkan, misalnya perhitungan aset beserta depresiasinya. Gunakan teknologi dalam melakukan perhitungan agar memperoleh hasil yang akurat dan meminimalisasi adanya kesalahan.

Nah, penjelasan diatas merupakan bedah komponen dari isi aspek fungsional bisnis dalam proposal. Secara umum, tidak ada salah ataupun benar dalam pembuatan proposal. Namun, kelengkapan dan kejelasan isi dapat memberikan nilai lebih bagi proposal bisnismu. Selain itu, perhatikan tata penulisan dan gunakan bahasa yang baku. Dalam perlombaan, jangan lupa perhatikan syarat dan ketentuan template yang sudah disediakan dalam guideline lomba, ya! Dengan memperhatikan setiap detail dan melakukan pengecekan secara berkala maka kamu dapat membuat sebuah proposal yang komprehensif. Untuk mengetahui isi proposal dan cara menyusunnya lebih lanjut, kamu dapat menonton video penjelasan proposal yang akan diunggah melalui akun instagram kami yaitu @me_ugm pada akhir bulan ini. Video ini akan diisi oleh Kak Arief Faqihudin yang saat ini berkecimpung sebagai digital transformation consultant. Wah, menarik bukan? Pantau terus konten insight dari kami ya!

 

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *